Tuesday, August 25, 2009

Damai di Hati, tapi Tidak Dijalan

Bulan Ramadhan adalah bulan suci yang ditunggu seluruh umat Islam. Bulan pengampunan, bulan penuh kedamaian.

Semua berlomba meningkatkan ibadah dan untuk mendapatkan pengampunan.

Bulan suci ini tetapi akan berbanding terbalik, jika kita lihat kejalan, terlebih lagi ketika jam buka puasa menjelang. Bukan hanya ibadah yang dijalankan,tetapi lebih seperti sikut-sikutan untuk dapat berbuka bersama dirumah.

Tidak ada lagi kata ibadah, semua seperti terlupakan. Saling pepet, saling susul menyusul. Damai itu jadi hilang, lebih kearah kesemrawutan.

Kesemrawutan juga terjadi jika kita lihat pada jam buka, ditempat makanan. Berlomba untuk mendapatkan kursi untuk menikmati hidangan. Tidak ada lagi kata damai disana. Bahkan saya pernah melihat seorang ibu adu mulut dengan seorang pemuda memperebutkan kursi disebuah restoran.

Humm...ironis mmg terkadang terjadi untuk suatu tujuan, terkadang apa saja dijalankan. Untuk bisa berbuka bersama,kedamaian disingkirkan.

Jadi sampai mana tingkat ibadah dijalankan..i even asked my self to that question...

0 comments:

Juz Me

My Photo
" i'm a fetish mostly on shoes, nice quote and last but not least on L.O.V.E "