DIA SALAH, SAYA SALAH, SEMUA RASANYA SALAH

“Semakin nambah umur loe, semakin ekspetasi loe akan kriteria pasangan akan semakin sempurna, semua akan menjadi salah, semua aneh” seseorang berkata pada saya disuatu malam, well she is my sister in law actually.
Well, it is noted, semua jadi serba salah. Benar juga, semakin umur kita bertambah, semakin kita banyak mengalami suatu fase dalam berhubungan, putus sambung, tinggal meninggalkan, pergi, menyakiti tersakiti, kesemua itu membuat tingkat pengharapan akan kriteria itu semakin tinggi Takut salah memilih, takut terjadi hal yang sama untuk disakiti, takut untuk membuka hati. Bahkan takut untuk jatuh cinta lagi?
Membuat semua salah menjadi pelindung diri untuk takut memulai. Kriteria menjadi semakin sempurna, pembanding menjadi pagar tersendiri, dia aneh, dia salah, dia tidak pas untuk saya.
Memilih memang tidak salah, karena untuk diri saya sendiri, tetapi sampai tingkat manakah saya membuat semua menjadi salah?
Tetapi ketika terbangun pagi ini, terdiam, saya tahu kenapa semua jadi salah, dia menjadi salah, semua salah, saya salah…iya saya yang salah, karena saya masih saja jatuh cinta pada satu orang dan hal itu membuat semua salah. Dia tidak salah, jatuh cinta pada seseorang yang sama sampai saat ini yang membuat semua salah…..salahkan saya…

No comments:
Post a Comment